Selasa, 31 Maret 2009

Open System Interconnection

OSI (Open System Interconnection) merupakan sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Orgenization Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. Model OSI ini digunakan sebagai standard umum untuk membangun pemodelan arsitektur jaringan komputer secara konseptual. Model OSI ini terdiri dari 7 lapisan yang disebut dengan layer. Cara kerja dari setiap layer ini mengirimkan data dari komputer satu ke komputer lainnya dengan cara megirimkan data tersebut ke layer dibawahnya sehingga berakhir dilayer terakhir, kemudian mengirimkan ke komputer yang dituju. Lalu,data tersebut dikirim ke layer yang paling atas yaitu application layer.

1. Physical Layer

Physical layer memiliki fungsi sebagai merepresentasikan sinyal elektrik yang diterima dalam angka logika 0 atau 1. Sinyal inilah yang mentranmisikan data yang melalui kabel dengan bentuk bit-bit biner. Physical layer ini digunakan pada device (peralatan) pada jaringan yaitu hub, reapeter, dan Network adapter (NIC).

2. Data Link Layer

Data link layer memiliki tugas utama yaitu sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum diteruskan ke network layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecah-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte). Kemudian data link layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. Karena physical layer menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur frame, maka tergantung pada data link layer-lah untuk membuat dan mengenali batas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awal dan akhir frame. Bila secara insidental pola-pola bit ini bisa ditemui pada data, maka diperlukan perhatian khusus untuk menyakinkan bahwa pola tersebut tidak secara salah dianggap sebagai batas-batas frame.

Terjadinya noise pada saluran dapat merusak frame. Dalam hal ini, perangkat lunak data link layer pada mesin sumber dapat mengirim kembali frame yang rusak tersebut. Akan tetapi transmisi frame sama secara berulang-ulang bisa menimbulkan duplikasi frame. Frame duplikat perlu dikirim apabila acknowledgement frame dari penerima yang dikembalikan ke pengirim telah hilang. Tergantung pada layer inilah untuk mengatasi masalah-masalah yang disebabkan rusaknya, hilangnya dan duplikasi frame. Data link layer menyediakan beberapa kelas layanan bagi network layer. Kelas layanan ini dapat dibedakan dalam hal kualitas dan harganya.

Masalah-masalah lainnya yang timbul pada data link layer (dan juga sebagian besar layer-layer di atasnya) adalah mengusahakan kelancaran proses pengiriman data dari pengirim yang cepat ke penerima yang lambat. Mekanisme pengaturan lalu-lintas data harus memungkinkan pengirim mengetahui jumlah ruang buffer yang dimiliki penerima pada suatu saat tertentu. Seringkali pengaturan aliran dan penanganan error ini dilakukan secara terintegrasi.

Saluran yang dapat mengirim data pada kedua arahnya juga bisa menimbulkan masalah. Sehingga dengan demikian perlu dijadikan bahan pertimbangan bagi software data link layer. Masalah yang dapat timbul di sini adalah bahwa frame-frame acknoeledgement yang mengalir dari A ke B bersaing saling mendahului dengan aliran dari B ke A. Penyelesaian yang terbaik (piggy backing) telah bisa digunakan; nanti kita akan membahasnya secara mendalam.

Jaringan broadcast memiliki masalah tambahan pada data link layer. Masalah tersebut adalah dalam hal mengontrol akses ke saluran yang dipakai bersama. Untuk mengatasinya dapat digunakan sublayer khusus data link layer, yang disebut medium access sublayer.

Device yang menggunakan konsep data link layer yaitu Bridges dan Switch.

3. Network Layer

Layer ini memilki tugas menangani masalah pengiriman paket data dari computer pengirim ke computer penerima. Pada layer ini, hal yang paling berperan dalam pengiriman paket yaitu IP (Internet Protocol). Disini, layer akan menentukan IP pengirim dan IP penerima paket data sehingga paket yang dikirim tidak mengalami salah sasaran atau tujuan. Selain itu, layer ini juga berguna untuk mengatasi masalah IP dimana IP yang berbeda dapat melakukan koneksi dengan baik. Device yang menggunakan layer ini adalah router.

4. Transport Layer

Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke network layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa tiba di komputer penerima dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari. Selain itu, layer ini juga memastikan bahwa paket yang dikirim tidak error.

Pada layer ini, menggunakan protocol yang dikenal dengan TCP (Transmission Control Protocol) dan SPX.

5. Session Layer

Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.

Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.

Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.

Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.

6. Presentation Layer

Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Window NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP).

7. Application Layer

Application layer terdiri dari bermacam-macam protokol. Misalnya terdapat ratusan jenis terminal yang tidak kompatibel di seluruh dunia. Ambil keadaan dimana editor layar penuh yang diharapkan bekerja pada jaringan dengan bermacam-macam terminal, yang masing-masing memiliki layout layar yang berlainan, mempunyai cara urutan penekanan tombol yang berbeda untuk penyisipan dan penghapusan teks, memindahkan sensor dan sebagainya.

Suatu cara untuk mengatasi masalah seperti di atas, adalah dengan menentukan terminal virtual jaringan abstrak, sehingga editor dan program-program lainnya dapat ditulis agar saling bersesuaian. Untuk menangani setiap jenis terminal, satu bagian software harus ditulis untuk memetakan fungsi terminal virtual jaringan ke terminal sebenarnya. Misalnya, saat editor menggerakkan cursor terminal virtual ke sudut layar kiri, software tersebut harus mengeluarkan urutan perintah yang sesuai untuk mencapai cursor tersebut. Seluruh software terminal virtual berada pada application layer.

Fungsi application layer lainnya adalah pemindahan file. Sistem file yang satu dengan yang lainnya memiliki konvensi penamaan yang berbeda, cara menyatakan baris-baris teks yang berbeda, dan sebagainya. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan penanganan untuk mengatasi adanya ketidak-kompatibelan ini. Tugas tersebut juga merupakan pekerjaan appication layer, seperti pada surat elektronik, remote job entry, directory lookup, dan berbagai fasilitas bertujuan umum dan fasilitas bertujuan khusus lainnya.

Contoh protocol pada aplikasi layer, yaitu DNS, FTP, HTTP, SMB ,Telnet, SMTP dan sebagainya.

Minggu, 29 Maret 2009

BIOGRAFI








Warkop Prambors biasa ngetop dengan nama Trio DKI adalah grup lawak yang dibentuk oleh Nanu Mulyono, Rudy Badil, Wahyu Sardono, Kasino Hadiwibowo dan Indrojoyo Kusumonegoro, lima mahasiswa Universitas Indonesia, Jakarta.

Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Warkop yang merupakan singkatan dari "Warung Kopi" di radio Prambors. Acara lawakan setiap jum'at malam antara jam 20.30 s/d jam 21.15, disiarkan Radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias “Menteng pinggir.”

Dalam acara itu, Rudi Badil sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan sebagai Mastowi (Tegal), Ubai (Ansori). Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam, kadang berperan sebagai Mas Bei, Acing/Acong (Cina) dan Buyung (Padang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Tulo (Batak). Dono sendiri hanya berperan sebagai Mas Slamet.

Ide awal obrolan Warkop Prambors berawal dari dedengkot Radio Prambors, Timmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk mengisi acara di Prambors. Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk mengisi acara ini. Ide ini pun segera didukung oleh Kasino, Nanu dan Rudy Badil, lalu disusul oleh Dono dan Indro.

Pertama kali Warkop muncul di pesta perpisahan (kalau sekarang prom nite) SMP IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personil gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya hanya bisa dibilang lumayan saja, tidak terlalu sukses. Namun peristiwa di tahun 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berupa uang transport sebesar 20.000. uang itu dirasakan para personil Warkop besar sekali, namun toh habis untuk traktir makan teman-teman mereka. Berikutnya mereka manggung di Tropicana, sebelum manggung, kembali seluruh personel komat-kamit dan panas dingin, tapi nyatanya hasilnya kembali lumayan.

Baru pada acara Terminal Musikal (asuhan Mus Mualim), grup Warkop Prambors baru benar-benar 'lahir' sebagai bintang baru dalam dunia lawak indonesia. Acara Terminal Musikal sendiri tak hanya melahirkan Warkop tapi juga membantu memperkenalkan grup PSP (Pancaran Sinar Petromaks), yang bertetangga dengan Warkop. Sejak itulah honor mereka mulai meroket, sekitar 1 juta per pertunjukan atau dibagi empat orang, seorang pas kebagian 'no pek go ceng'.

Mereka juga jadi dikenal lewat nama Dono-Kasino-Indro atau DKI (yang merupakan pelesetan dari singkatan Daerah Khusus Ibukota). Ini karena nama mereka sebelumnya Warkop Prambors memiliki konsekuensi tersendiri. Selama mereka memakai nama Warkop Prambors, maka mereka harus mengirim 'upeti' kepada radio Prambors sebagai pemilik nama Prambors. Maka itu kemudian mereka mengganti nama menjadi Warkop DKI, untuk menghentikan praktek 'upeti' itu.

Setelah puas manggung dan ngobrol di udara, Warkop mulai membuat film-film komedi yang selalu laris ditonton oleh masyarakat. Melalui film, personil Warkop mulai meraup kekayaan berlimpah. Dengan honor 15 juta per-satu film untuk satu grup, maka mereka pun kebanjiran duit, karena hampir tiap tahun mereka membintangi satu film di dekade 80-an. Malah beberapa tahun ada dua film Warkop sekaligus.

Kebanyakan film Warkop memang tidak dapat diedarkan secara internasional karena masalah pelanggaran hak cipta, yaitu digunakannya musik oleh komposer Henry Mancini tanpa ijin atau mencantumkan namanya dalam film. Beberapa film yang beredar di antaranya Mana Tahaaan... (1979), Gengsi Doong (1980), Pintar Pintar Bodoh (1980), Ge-Er (1980), Manusia 6.000.000 Dollar (1981), IQ Jongkok (1981), Setan Kredit (1981), Dongkrak Antik (1982), Chips (1982), Maju Kena Mundur Kena (1983), Itu Bisa Diatur (1984), Tahu Diri Dong (1986), Kesempatan Dalam Kesempitan, Gantian Dong Parkit, Pokoknya Beres, Jodoh Boleh Diatur, Atas Boleh Bawah Boleh (1986), Sama Juga Bohong (1986), Salah Masuk (1994), Pencet Sana Pencet Sini (1996), Saya Suka Kamu Punya, Mana Bisa Tahan, Lupa Aturan Main, Sabar Dulu Doong...!, Malu-malu Mau, Makin Lama Makin Asik, Sudah Pasti Tahan, Bagi-Bagi Dong, Godain Kita Dong, Saya Duluan Dong, Bisa Naik Bisa Turun, Bebas Aturan Main.

Dalam era televisi swasta dan menurunnya jumlah produksi film, DKI pun lantas memulai serial televisi sendiri. Serial ini tetap dipertahankan selama beberapa lama.

Hingga saat ini personil Warkop yang masih ada hanya Indro. Kasino meninggal pada tahun 1997, sedangkan Dono menyusul pada tahun 2001. Indro sendiri sekarang telah mendirikan sebuah Persatuan Artis dan Pelawak Indonesia (PASKI). Di mana ia menjadi ketuanya

Untuk mewadahi aspirasi para penggemar Warkop, sekarang telah berdiri Lembaga Warkop DKI yang merupakan bentuk resmi ikatan kekeluargaan antara putra-putri Dono, Kasino dan Indro, mereka juga telah membuat websitenya. Visi dan misi Lembaga Warkop DKI ini adalah singkat, menjadi wadah aspirasi para penggemar WarkopDKI di manapun untuk tetap dapat merasakan, membayangkan, dan bernostalgia di website ini.

komputer penting banget buat bisnis

Banyak manfaat yang diberikan oleh komputer salah satunya adalah dalam dunia usaha. Masyarakat kini mudah dalam melakukan perdagangan atau bisnis baik secara individu maupun perusahaan-perusahaan , tentunya melalui penggunaan teknologi internet.

Internet pada prinsipnya merupakan contoh sebuah jaringan komputer. Jaringan ini menghubungkan jutaan computer yang tersebar di seluruh dunia. Yang menarik, siapapun dapat terhubung ke dalam jaringan ini. Kehadiran internet telah memberikan pengaruh yang cukup besar dalam berbagai aktifitas manusia, terutama dalam hal kemudahan memperoleh informasi. Internet memungkinkan siapapun mengakses berita-berita terkini melalui koran-koran elektronis. Bahkan internet juga mampu mendukung aktifitas bisnis suatu perusahaan. Aplikasi pendukung bisnis ini kemudian dikenal dengan sebutan e-Business.

Internet dan E-business
Internet membawa perubahan cukup besar terhadap bisnis dan melahirkan istilah yang disebut e-business. Kotler (2003) mendefinisikan e-business sebagai “penggunaan alat dan platform elektronis untuk melaksanakan bisnis perusahaan”. Secara lebih jelas, O’Brien (2001) mendefinisikannya sebagai “penggunaan teknologi-teknologi Internet untuk menghubungkan dan memberdayakan proses bisnis, perdagangan elektronis, dan komunikasi serta kolaborasi di dalam sebuah perusahaan dan dengan para pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis yang lain”. Sebagaimana tersirat dalam definisi e-business di depan, e-business mencakup tiga bagian yaitu sistem komunikasi dan kolaborasi, perdagangan elektronis, dan sistem bisnis internal.

1. Sistem Komunikasi dan Kolaborasi
Di dalam sistem komunikasi dan kolaborasi perusahaan, para anggota tim kerja dapat melakukan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan menggunakan telnologi seperti surat elektronis, sistem chat, dan bahkan video konferensi. Perlu diketahui: koordinasi berarti menyelaraskan setiap usaha yang dilakukan masing-masing individu dalam suatu kelompok kerja, komunikasi berarti berbagi informasi. dan kolaborasi berarti bekerja sama dalam melaksanakan suatu tugas atau proyek.

2. Sistem Bisnis Internal
Sistem bisnis internal digunakan untuk melayani proses dan bisnis secara internal. Dengan menggunakan sistem seperti ini, seorang manajer yang sedang bepergian dapat mengakses basis data perusahaan yang terdapat pada server dengan mudah. Beberapa hal lain yang bisa ditangani melalui sistem bisnis internal adalah sebagai berikut: Pemrosesan transaksi secara internal; misalnya pesanan penjualan dapat dimasukkan oleh pemasar dari jarak jauh. Portal perusahaan, yaitu sarana informasi berbasis Web yang ditujukan secara khusus untuk pegawai perusahaan berangkutan. Pemantauan aktivitas dalam perusahaan, Pengendalian proses, Sistem pendukung manajemen.

3. Perdagangan Elektronis
Perdagangan elektronis atau e-commerce adalah segala bentuk kegiatan pembelian dan penjualan, pemasaran produk, jasa, dan informasi yang dilakukan secara elektronis. Domain e-commerce berupa B2B, B2C, C2B, dan C2C.

- Business-to-Business (B2B)
B2B menyatakan bentuk jual-beli produk atau jasa yang melibatkan dua atau beberapa perusahaan dan dilakukan secara elektronis. Umumnya perusahaan-perusahaan yang terlibat adalah pemasok, distributor, pabrik,
toko, dll. Kebanyakan transaksi berlangsung secara langsung antara dua sistem. Model seperti ini telah banyak diterapkan. Misalnya, yang terjadi
antara Wal-Mart dan para pemasoknya.

Keuntungan B2B:
1. Mempercepat transaksi antara penjual dan pembeli.
2. Menurunkan biaya transaksi kedua belah pihak.
3. Menciptakan pasar baru tanpa dibatasi oleh wilayah geografis.
4. Meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara penjual dan pembeli.

- Business-to-Consumer (B2C)
B2C adalah bentuk jual-beli produk yang melibatkan perusahaan penjual dan konsumen akhir yang dilakukan secara elektronis.

B2C banyak diminati oleh para pemakai Internet karena pembelian
produk dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Selain itu, umumnya harga produk lebih murah dan konsumen bisa membayar dengan kartu seperti Master Card atau Visa Card.

- Consumer-to-Consumer (C2C)
Consumer-to-Consumer (C2C) atau terkadang disebut person-to-person (Ebert dan Griffin, 2003) menyatakan model perdagangan yang terjadi antara konsumen dengan konsume, yang dilakukan secara elektronis. Situs seperti eBay (www.ebay.com) menyediakan sarana yang memungkinkan orang-orang dapat menjual atau membeli barang di antara mereka sendiri.

- Consumer-to-Business (C2B)
Beberapa situs telah berinisiasi untuk mendukung bisnis yang berbasiskankonsumen ke pebisnis (Consumer-to-business atau C2B). Sebagai contoh, Priceline.com merupakan situs yang memungkinkan seseorang menjual rumah ke perusahaan ini. Dalam hal ini, Internet dapat digunakan sebagai sarana untuk negosiasi.

Intranet dan Extranet
Intranet adalah jaringan komputer dalam sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi Internet, sehingga terbentuk lingkungan yang seperti Internet tetapi bersifat privat bagi perusahaan bersangkutan. Dalam hal ini pengaksesan informasi yang berkaitan dengan sistem basis data juga dilakukan melalui Web browser; misalnya Internet Explorer atau Netscape Navigator. Kadangkala Intranet juga dihubungkan ke jaringan Internet, dengan dilengkapi firewall. Firewall pada dasarnya adalah suatu metode yang menempatkan suatu peranti sebuah komputer atau sebuah router di antara jaringan dan Internet untuk mengontrol dan memantau seluruh lalu lintas antara dunia luar dan jaringan lokal. Dengan cara seperti ini, akses oleh seseorang dari Iuar perusahaan bisa ditolak, tetapi pemakai di dalam perusahaan tetap bisa mengakses Internet.

Intranet dengan firewall dapat mencegah akses jaringan lokal dari pihak luar.

Extranet adalah jaringan privat yang menggunakan teknologi Internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membentuk hubungan yang aman antara pemasok, vendor, mitra kerja, pelanggan, dan pihak bisnis lainnya dalam rangka mendukung operasi bisnis atau pengaksesan informasi bisnis. Extranet dapat dipandang sebagai sebuah Intranet yang dapat diakses melalui pemakai yang berada di luar perusahaan. Dalam implementasinya, extranetdapat menggunakan hubungan internal yang aman antara kedua belah pihak yang akan berkomunikasi (melalui virtual private network) ataupun melalui jaringan Internet yang tak aman tetapi dilengkapi dengan enkripsi data. Extranet dapat digunakan untuk melakukan hal-hal berikut:

- Pertukaran data dengan volume besar menggunakan EDI (Electronic Data Interchange).

- Berbagi katalog produk dengan pedagang.

- Kerjasama dengan perusahaan lain dalam usaha pengembangan patungan.

- Menyediakan layanan oleh sebuah perusahaan terhadap sejumlah perusahaan dalam grupnya. Berbagi informasi yang ditujukan secara khusus untuk perusahaanperusahaan mitra kerja.

Nilai Bisnis Internet
Dewasa ini banyak perusahaan yang memanfaatkan situs-situs perdagangan elektronis. Berbagai alasan yang mendasari langkah tersebut adalah sebagai berikut (O’Brien, 2001, hal. 250): Menghasilkan pendapatan baru melalui penjualan online. Memperkecil biaya melalui penjualan dan dukungan pelanggan secarao nline. Menarik pelanggan baru melalui pemasaran dan iklan Web dan penjualan secara online. Meningkatkan loyalitas pelanggan lama melalui peningkatan layanan dan dukungan Web. Mengembangkan pemasaran dan saluran distribusi yang baru yang berbasis Web untuk produk-produk sekarang. Membuat produk-produk baru agar segera bisa diakses melalui Web. Sebagai contoh, Gramedia (www.gramedia.co.id) mendukung pembelian buku secara online untuk meningkatkan penjualan selain melalui toko-toko konvensionalnya.

Organisasi Virtual
Dukungan Interact untuk bisnis akhirnya melahirkan organisasi yang dikenal dengan sebutan organisasi virtual (virtual organization). Yang dimaksud dengan organisasi virtual adalah suatu jaringan organisasi yang independen yang dihubungkan melalui teknologi informasi dengan tujuan untuk mengeksploitasi peluang pasar dengan berbagi ketrampilan, biaya, dan akses pasar. Organisasi seperti ini biasa beroperasi berdasarkan proyek, namun ada juga yang beroperasi secara permanen. Umumnya, organisasi seperti ini Memiliki sedikit sekali pegawai tetap dan fasilitas administrasi secukupnya saja. Ketika terdapat proyek baru, organisasi akan menghimpun sumber daya dari organisasi-organisasi mitra kerjanya.
Global Research, Consortium (GRC) (www.worldvest.com) merupakan contoh organisasi virtual (Ebert dan Griffin, 2003, hal. 157). Perusahaan ini menawarkan layanan penelitian dan konsultasi kepada perusahaan-perusahaan yang berbisnis di Asia dengan hanya memiliki tiga pegawai tetap. Ketika ada proyek baru, organisasi ini akan melakukan subkontrak pekerjaan ke beberapa konsultan dan peneliti independen yang telah memiliki hubungan dengannya.

E-intermediary
E-commerce melahirkan pula perantara yang berbasis Internet dan dikenaldengan sebutan e-intermediary. E-intermediary (Ebert dan Griffin, 2003) adalah para anggota saluran distribusi Internet yang melakukan salah satu atau dua fungsi berikut:

(1) Mereka mengumpulkan informasi tentang para penjual dan
menyajikannya dalam bentuk yang praktis kepada para konsumen.

(2) Mereka membantu menyalurkan produk-produk Internet ke konsumen.

Tiga macam e-intermediary yang terkenal saat ini yaitu penjual bersindikat (syndicated seller), agen pembelanjaan (shopping agent), dan makelar bisnis-ke-bisnis (business-to-business broker).

- Penjual Bersindikat
Penjual bersindikat adalah sebuah situs Web yang menawarkan hubungan kepada konsumen ke situs-situs Web lain dan atas jasa ini Web yang menghubungkan ke Web lain akan mendapatkan komisi. Hubungan dibentuk melalui iklan (banner ad) yang dipampangkan dalam halaman Web. Konsumenakan dihubungkan ke Web bersangkutan sekiranya mengklik gambar iklan tersebut. Sebagai contoh, banyak situs yang menayangkan iklan dari toko buku online Amazon.com

- Agen Pembelanjaan
Agen pembelanjaan (dikenal dengan sebutan e-agent) merupakan suatu situs Web yang membantu para konsumen dengan memberikan kemudahanuntuk mendapatkan informasi yang diperlukan konsumen dalam rangka membuat keputusan pembelian.Perantara seperti ini umumnya tidak memiliki produk. Yang menjadi fokus perantara ini adalah menyediakan informasi dari sejumlah situs Web yang lain yang menjual produk yang dicari konsumen. Sebagai contoh, PriceSCAN(www.pricescan.com) merupakan e-agent terkenal untuk mencari informasi tentang komputer dan berbagai produk yang lain beserta harga. Travelocity.com merupakan contoh situs lain yang memungkinkan seseorang memesan tiket pesawat terbang ataupun memesan kamar hotel.

- Makelar Bisnis-ke-Bisnis
Seperti halnya e-agent, makelar bisnis-ke-bisnis tidak memiliki produk. Perantara ini menyediakan sarana komunikasi antarpebisnis. Sebagai contoh, Edfex (www.edfex.com) menyediakan informasi yang sangat baru tentang produk dan harga yang berasal dari para pemasok dan pembeli.

M-commerce dan Teknotogi WAP
M-commerce (Mobile commerce) dikenal sebagai generasi berikutnya dari e- commerce. M-commerce adalah bentuk penjualan dan pembelian produk yang dilakukan melalui peranti seperti telepon seluler atau PDA. Denganmenggunakan peralatan ini, pemakai dapat mengakses Internet tanpa memerlukan PC. Teknologi yang mendasari M-commerce adalah WAP (Wireless Application Protocol). WAP diperkenalkan oleh Industri-industri yang tergabung dalam WAP Forum untuk menghubungkan klien yang mempergunakan peranti nirkabel (tanpa kabel) dengan Internet. Dengan adanya WAP, kebutuhan-kebutuhan khusus akan jaringan nirkabel yang memungkinkan pelaku komunikasi dapat bergerak bebas menjadi terpenuhi. Klien WAP berkomunikasi dengan gateway WAP dengan mengirimkan permintaan WAP dalam format WAP. Permintaan WAP tersebut kemudian ditranslasikan menjadi permintaan HTTP, yang kemudian dikirimkan ke server HTTP. Hal Ini memungkinkan klien WAP mengirim permintaan-permintaan ke server Web.

Gateway WAP menyampaikan permintaan dari klien (permintaan WAP) dalam bentuk WML (sebagai permintaan HTTP). WML (Wireless Markup Language) adalah bahasa semacam HTML yang lebih sederhana dan terdefinisi secara lebih baik.

Selasa, 24 Maret 2009

hacker is good or bad..??

Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan - mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut - karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet. Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan.